SURGA HATI

Mari Bicara tentang Hati

NASIHAT ORANG KETIGA


Berikut ini kisah seorang Tabi’i termasyhur, Abu Muslim Al-Khaulani dan istrinya. Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya seorang istri menjaga rahasia keluarga serta tidak gegabah membawa masalah internal keluarga kepada orang lain. Kisah ini saya kutip dengan sedikit adaptasi, dari buku Menjadi Istri Paling Bahagia, mudah-mudahan bermanfaat.

Abu Muslim Al-Khaulani mempunyai kebiasaan unik. Ia selalu mengucapkan salam ketika hendak masuk rumah. Lalu, sampai di dalam rumah, ia bertakbir dan disahut istrinya dengan takbir pula. Tiba di kamar ia bertakbir lagi dan disahut istrinya dengan takbir. Barulah ia masuk kamar, melepaskan selendang dan sepatunya. Lalu istrinya datang membawakan makanan.

Suatu malam ia datang dan bertakbir, tetapi istrinya tidak menyahut. Sesampai di kamar ia bertakbir dan mengucapkan salam, istrinya kembali bungkam. Tiba-tiba, lampu kamar menyala sedangkan istrinya duduk di dekat lampu sambil memegangi tongkat yang ditusuk-tusukkan ke tanah.

“ Apa yang terjadi padamu?” tanya Abu Muslim kepada istrinya. Ia heran dengan perubahan sikap istrinya.

“Semua orang sudah kaya, kecuali dirimu, Abu Muslim! Seharusnya engkau datang kepada Muawiyah meminta seorang pelayan yang membantu kita dan sedikit fasilitas yang bisa kita gunakan untuk menopang hidup”, kata istrinya dengan nada protes.

“Ya Allah siapa yang telah merusak istriku, butakanlah matanya!” ucap Abu Muslim.

Rupanya, sebelum itu, seorang wanita datang kepada istrinya seraya menasihati, “Engkau istri Abu Muslim, seharusnya engkau berbicara kepada suamimu agar meminta pembantu kepada Muawiyah dan fasilitas untuk menopang kehidupan kalian!”

Ketika wanita itu berada di rumahnya sedangkan lampu menyala, tiba-tiba matanya tidak bisa melihat. Wanita itu bertanya, “Apakah mati lampu?”

Orang-orang menjawab, “ Tidak.”

Wanita itu berkata, “Innâ lillâhi mataku buta!”

Ia pun pergi mendatangi Abu Muslim dalam keadaan seperti itu (buta). Abu Muslim merasa kasihan melihat keadaannya dan berdoa panjang kepada Allah sehingga Allah memulihkan kembali penglihatannya. Istrinya pun menyadari kesalahannya dan kembali bersikap baik seperti kepada suaminya, seperti semula.

Iklan

Single Post Navigation

2 thoughts on “NASIHAT ORANG KETIGA

  1. Hmm.. Saya ingin katakan kepada Mbak Ummu. Jangan lupa bahwa persoalan keluarga adalah bagian dari Islam juga. Mungkin Mbak tidak memerlukan tulisan ini, namun saya berharap ia bermanfaat bagi yang memerlukan. Saya mengakui, banyak persoalan yang penting atau lebih penting dari itu. Tapi, saya tidak harus menulis mengenainya, karena memang tidak memiliki bahan yang cukup atau sebab lainnya.

  2. ummu salamah on said:

    mh… saya baca kisah di atas kurang greng… pada saat sekarang orang-orang kudu melek ilmu pengetahuan.. kalo kisa yang diangkat kayak gini…kurang ada semangat…

    Jaman sekarang selruh elemen masyarakat mulim kudu paham bgaimana sistem Islam secara kaffah,.

    bagaimana Ibadah ruhiah, bagaimana ibadah mahdoh
    bagaimana Idiologi, Politik , Hukum, Ekonomi, Pertahanan, Keamanan, Kedokteran, Budaya, Internasional dalam ISLAM…

    Ini kudu di pelajari oleh seluruh umat Islam baik yang laki dan perempuan… janganjumud ah…

    Bangkit napa…Tuh musuh kita orang kapir udah membunuh kita dengan cara nyata… seperti di Palestina dll, dan membunuh kita dengan cara tersembunyi… silent kiler dengan obat-obatan kimia, vaksin, makanan yang tidak halal dan tidak toyib… segera pikirkan… bagaimana Islam dapat bangkit .,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: